AQIDAH

Bagaimana dengan mengucapkan “Selamat Natal”

Menjelang perayaan Natal seperti saat ini, biasanya muncul perdebatan di tengah masyarakat tentang hukum seorang muslim mengucapkan selamat Natal kepada umat Kristiani Tu siapa saja yang mempertingatinya. Bahkan tidak jarang, perdebatn itu menumbulkan percekcokan, hingga sampai vonis kafir (takfir).
Ibnul Qayyim berkata,
وَأَمَّا التَّهْنِئَةُ بَشِعَائِرِ الكُفْرِ المخْتَصَةِ بِهِ فَحَرَامٌ بِالاتِّفَاقِ
“Adapun memberi ucapan selamat pada syi’ar-syi’ar kekufuran yang khusus bagi orang-orang kafir adalah sesuatu yang diharamkan berdasarkan ijma’ (kesepakatan) para ulama.” (Ahkam Ahli Adz Dzimmah, hal. 154).

Dalam hal ini ulama, meliputi Syeh bin Baz, Syekh Ibnu Utsaimin, Syekh Ibrahim bin Ja’far dan sebagainya, mengharamkan seorang muslim mengucapkan selamat Natal kepada orang yang memperingatinya. Sebagaimana Firman Allah dalam surat Al-Furqan ayat 72:

وَالَّذِينَ لَا يَشْهَدُونَ الزُّورَ وَإِذَا مَرُّوا بِاللَّغْوِ مَرُّوا كِرَامًا
Artinya: Dan orang-orang yang tidak memberikan persaksian palsu, dan apabila mereka bertemu dengan (orang-orang) yang mengerjakan perbuatan-perbuatan yang tidak berfaedah, mereka lalui (saja) dengan menjaga kehormatan dirinya.

Pada ayat tersebut, Allah menyebutkan ciri orang yang akan mendapat martabat yang tinggi di surga, yaitu yang tidak memberikan kesaksian palsu. Sedangkan, seorang muslim yang mengucapkan selamat Natal berarti dia telah memberikan kesaksian palsu dan membenarkan keyakinan umat Kristiani tentang hari Natal. Akibatnya, dia tidak akan mendapat martabat yang tinggi di surga. Dengan demikian, mengucapkan selamat Natal hukumnya haram.

Apa saja keyakinan palsu itu?

Pertama; umat kristiani meyakini Nabi Isa anak tuhan (trinitas)
Padahal jelas Al-Quran sudah membantah akan hal tersebut sebagaiamana firman Allah Azza Wajalla,

“Sungguh, telah kafir orang yang berkata, “Sesungguhnya Allah itu adalah Al-Masih putra Maryam.” Katakanlah (Muhammad), “Siapakah yang dapat menghalang-halangi kehendak Allah, jika Dia hendak membinasakan Al-Masih putra Maryam beserta ibunya dan seluruh (manusia) yang berada di bumi?” dan milik Allahlah kerajaan langit dan bumi dan apa yang ada di antara keduanya. Dia menciptakan apa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu. (Al-Maidah 05:17)

Kedua; umat kristiani meyakini Nabi Isa lahir pada 25 Desember
Padahal sudah jelas Firman Allah bahwa nabi isa as. Itu dilahirkan ketika musim kurma dan kita ketahui bersama kurma tidak akan tumbuh ketika musim dingin dan hanya tumbuh pada musim panas yang mana puncak musim panas di timur tengah yaiut antara bulan juli sampai bulan oktober

Tentu itu diperkuat dengan dalil Al-Quran pada surah Maryam ayat 22-25,

“Maka dia (Maryam) mengandung, lalu dia mengasingkan diri dengan kandungannya itu ke tempat yang jauh. (22) Kemudian rasa sakit akan melahirkan memaksanya (bersandar) pada pangkal pohon kurma, dia (Maryam) berkata, “Wahai, alangkah (baiknya) aku mati sebelum ini, dan aku menjadi seorang yang tidak diperhatikan dan dilupakan. (23) Maka dia (Jibril) berseru kepadanya dari tempat yang rendah, “Janganlah engkau bersedih hati, sesungguhnya Tuhanmu telah menjadikan anak sungai di bawahmu. (24) Dan goyanglah pangkal pohon kurma itu ke arahmu, niscaya (pohon) itu akan menggugurkan buah kurma yang masak kepadamu. (25) Surah Maryam 19:22-25

Ketiga; umat kristiani meyakini Nabi Isa mati disalib
Terkait hal ini sudah sangat jelas Allah menyebutkan dalam firmannya,

“dan (Kami hukum juga) karena ucapan mereka, “Sesungguhnya kami telah membunuh Al-Masih, Isa putra Maryam, Rasul Allah,1 padahal mereka tidak membunuhnya dan tidak (pula) menyalibnya, tetapi (yang mereka bunuh adalah) orang yang diserupakan dengan Isa. Sesungguhnya mereka yang berselisih pendapat tentang (pembunuhan) Isa, selalu dalam keragu-raguan tentang siapa yang dibunuh. Mereka benar-benar tidak tahu (siapa sebenarnya yang dibunuh), melainkan mengikuti persangkaan belaka, jadi mereka tidak yakin telah membunuhnya,” (An-Nisa 04:157)

Wallahu a’alam

Oleh; Arfatul Hidayat

Depok, 24 Desember 2023

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *